Modal Perjuangan Budidaya Sawo Dan Investasi Flora Sawo

Apakah budidaya sawo membutuhkan modal? Tentunya demikian. Meski mungkin kita menanam sawo dengan menyemai biji sehingga kita tidak perlu beli bibit sawo, namun kita tetap akan mengeluarkan modal untuk membeli pupuk kandang, membeli pot (bila kita menanam sawo dalam pot), dan membeli peralatan dan keperluan lainnya.
Modal Usaha Budidaya Sawo dan Investasi Tanaman Sawo Modal Usaha Budidaya Sawo dan Investasi Tanaman Sawo
Untuk penanaman sawo dalam pot, bibit yang dipakai biasanya yakni bibit cangkokan alasannya yakni kalau kita memakai bibit semaian biji atau bahkan bibit sambung pucuk, kita barangkali akan memperoleh flora yang tumbuh tidak optimal.

Akar tepat dari benih yang tumbuh dari biji membutuhkan lahan yang luas sebagai kawasan hidup flora tersebut.

Menanam sawo di kebun sebaiknya kita juga memakai kebun milik kita sendiri. Menyewa kebun untuk budidaya sawo tidak direkomendasikan kecuali untuk penanaman sawo skala intensif dalam jumlah masal dengan perhitungan untung-rugi yang sangat akurat. Karena kalau tidak demikian, kau justru akan merugi; rugi sewa lahan.

Berikut modal yang kira-kira diharapkan untuk menanam sawo pada lahan seluas 100 meter persegi (10 pohon sawo) selama 5 tahun pertama;
  • Bibit sambung pucuk @35.000: 350.000
  • Pupuk kandang: 500.000
  • Pupuk cair organic: 250.000
  • Mikroorganisme : 100.000
  • Peralatan: 300.000
  • Pot (bila menanam dengan media pot) @60.000: 600.000
  • Lain-lain: 500.000+
  • Total:2.600.000
Investasi Bisnis dan Keuntungan Budidaya Sawo

Modal Usaha Budidaya Sawo dan Investasi Tanaman Sawo Modal Usaha Budidaya Sawo dan Investasi Tanaman Sawo
Budidaya sawo layak disebut sebagai investasi jangka panjang alasannya yakni pohon ini memang berusia usang dan masih tetap produktif sampai puluhan tahun ke depan.

Jika flora ini terus dirawat dengan baik, maka pohon sawo akan terus produktif dan dapat menghasilkan buah dalam jumlah yang banyak; semakin renta dan besar pohonnya, maka semakin banyak buahnya.

Seperti yang telah dibahas di bab sebelumnya, kalau kita menanam 10 batang pohon sawo, kita membutuhkan modal sekitar 2 juta rupiah (untuk penanaman di kebun) dan 2,6 juta rupiah (untuk penanaman dalam pot).

Dengan memakai bibit sambung pucuk, flora akan mulai berbuah dikala menginjak usia 2-3 tahun dan akan berbuah sangat banyak dikala flora mulai berusia 5 tahun.

Pada masa produktif tersebut, satu pohon sawo remaja yang ditanam di kebun dapat menghasilkan buah sekitar 1-2 kuintal setiap tahunnya. Jika kita mempunyai 10 pohon, artinya kita akan memanen sedikitnya 1 ton buah sawo setiap tahunnya.

Dengan demikian, kalau harga sawo kita yakni 15 ribu per kg, maka setiap tahun kita akan memperoleh pemasukan sebesar 15 juta dari penjualan sawo.

Itupun harga jual sawo dengan tingkat panen minimum dan kualitas minimum. Padahal, kita dapat memanen lebih dari satu ton dengan kualitas sawo yang berbeda dan dengan harga yang berbeda pula tentunya.

Dari uraian tersebut, tentunya budidaya sawo ini merupakan investasi bisnis yang menguntungkan mengingat bahwa modal yang dikeluarkan untuk budidaya sawo tidaklah banyak dan perawatannyapun tidaklah sulit. 

Nah, apakah kau tertarik untuk memulai perjuangan ini?

Belum ada Komentar untuk "Modal Perjuangan Budidaya Sawo Dan Investasi Flora Sawo"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel