Teknik Pembibitan Tanaman Buah Sawo


karimganas~Teknik pembibitan secara generatif juga merupakan salah satu cara yang ekonomis ongkos alasannya yakni kita tidak perlu membeli bibit dari penjual tanaman; cukup dengan menyemai sendiri.


 Teknik pembibitan secara generatif juga merupakan salah satu cara yang ekonomis ongkos karen TEKNIK PEMBIBITAN TANAMAN BUAH SAWO

Lantas bagaimana cara menyemai biji sawo? Ikuti langkah-langkah berikut ini:
  • Ambil biji sawo dari buah sawo yang berkulitas baik
  • Cuci hingga bersih
  • Jemur selama 12 jam, kemudian simpan selama 2 ahad sebelum disemai
  • Siapkan media tanam yang ditaruh dalam polybag. Media tanam ini berupa adonan tanah, pupuk sangkar dan pasir halus dengan perbandingan 1:1:1.
  • Taruhlah setiap biji dalam media tanam, 1 polybag 1 biji sawo.
  • Taburkan media tanam tipis merata hingga menutup biji sawo.
  • Siram dengan air secukupnya.
  • Simpan di kawasan yang teduh dengan sedikit intensitas sinar matahari.
  • Biji sawo akan mulai bertunas dalam waktu kurang lebih 2 minggu.
  • Biarkan bibit tersebut tumbuh hingga berumur 4-6 bulan dalam polybag sebelum dipindah ke lahan pembesaran.
Pembibitan Sawo Secara Vegetatif

Cara yang biasanya digunakan untuk mendapatkan bibit sawo tanpa memakai biji yakni dengan cara mencangkok batang atau ranting tumbuhan yang kira-kira telah berusia 4-6 bulan.

Kelebihan dari cara ini yakni kita sanggup mendapat bibit yang nantinya akan tumbuh menjadi pohon sawo dengan karakter yang ibarat induknya dan bibit ini juga nantinya akan menjadi pohon sawo yang cepat berbuah.

Akan tetapi kau jangan terlalu berharap bahwa nantinya bibit sawo tersebut akan tumbuh dengan karakter ibarat induknya; kawasan tumbuh dan perawatan pohon sawo ini nantinya akan mempengaruhi kualitas tumbuhan sekaligus kualitas buahnya.

Kelemahan dari pembibitan dengan cara cangkok, bibit yang dihasilkan akan lebih usang tumbuh besar alasannya yakni sistem perakarannya tidak sebaik pembibitan yang diperoleh dengan menyemai biji. Akar yang lemah ini juga menyebabkan pohon sawo cangkokan cenderung simpel tumbang jikalau ditanam tanpa sumbangan penyangga dalam kurun waktu tertentu.


Bagaimana cara mencangkok pohon sawo? Ikuti langkah-langkah yang dipaparkan berikut ini:
  • Cari dahan pohon sawo yang berusia minimal 4 bulan (atau yang telah mengeras kulitnya)
  • Kupas kulit dahan yang akan dicangkok sepanjang 3-4 cm dengan hati-hati, kemudian bersihkan kambiumnya dengan memakai kain bersih.
  • Oleskan zat penumbuh akar pada pangkal dahan yang kulitnya telah dikupas. Boleh juga dioleskan ke seluruh bab yang dikupas, akan tetapi akar nantinya akan keluar pada bab pinggir kulit pangkal dahan.
  • Tutup dahan yang telah dikupas dengan memakai tanah subur (tanpa pupuk), sesudah itu bungkus dengan kain, plastik yang diberi pori-pori atau sabut kelapa.
  • Siram secara rutin atau pastikan tanah yang membungkus dahan kupasan tersebut tidak mengering.
  • Tunggu hingga akar dahan mulai muncul dan potonglah dahan tersebut saat akarnya sudah mulai banyak.
  • Buka pembungkus tanah dengan hati-hati, kemudian tanam cangkokan tersebut pada wadah yang telah diisi media tanam.
  • Media tanam yang digunakan yakni adonan tanah, pupuk sangkar dan pasir halus dengan perbandingan 1:1:1.
  • Jika dahan yang kau pilih merupakan dahan yang kecil, maka wadah media tanam yang tepat yakni polybag. Sementara jikalau kau mencangkok dahan remaja dengan ukuran besar, maka kau sanggup eksklusif menanam di lahan pembesaran.
  • Untuk dahan yang diwadahkan dalam polybag, biarkan bibit tersebut tumbuh hingga minimal enam bulan penanaman sebelum bibit tersebut dipindahkan ke lahan pembesaran.
  • Untuk dahan ukuran jumbo, baiknya lahan pembesaran yang telah dipersiapkan terlebih dahulu ditanamai dengan tumbuhan pelindung untuk menjaga pohon cangkokan dari curahan sinar matahari yang terlalu banyak.
Pembibitan Dengan Teknik Gabungan (Sambung Pucuk)

Teknik ini merupakan kombinasi dari pembibitan secara generatif dan vegetatif. Keunggulan dari cara ini yakni bibit mempunyai sistem perakaran yang elok sehingga cepat tumbuh besar, kokoh, dan mempunyai daya hidup tinggi.

Bibit ini juga akan mempunyai karakter yang ibarat dengan karakter indukan yang diambil pucuk dahannya untuk dijadikan pucuk bibit sawo.

Selain itu, bibit yang diperoleh dengan teknik ini nantinya akan lebih cepat berbuah jikalau dibandingkan dengan penanaman dari biji meski sedikit lebih usang berbuah jikalau dibandingkan dengan teknik cangkok. Bibit ini akan menjadi pohon produktif saat usianya telah menginjak tiga-empat tahun.

 Teknik pembibitan secara generatif juga merupakan salah satu cara yang ekonomis ongkos karen TEKNIK PEMBIBITAN TANAMAN BUAH SAWO

Bagaimana cara mendapat bibit dengan teknik gabungan ini? Ikuti langkah-langkah berikut ini:
  • Semai biji sawo ibarat yang telah diinstruksikan pada bab sebelumnya.
  • Ketika bibit ini telah berumur sekitar empat bulan, kau sanggup mulai mencari pucuk dari indukan lain yang akan dijadikan entris atau sambungan atas dari bibit ini. Potong pucuk dahan indukan dan buatlah pangkalnya terpotong ibarat abjad V dengan panjang 3 cm. usahakan pucuk ini tidak lebih besar dari batang bawah bibit yang ditumbuhkan dari biji. Pangkas semua daun dari pucuk ini.
  • Potong bab atas bibit yang tumbuh dari biji, kemudian belah tengahnya hingga sepanjang 3 cm.
  • Masukan entris ke tengah pecahan batang bibit yang diperoleh dari semaian biji. Pastikan kambium entris atas tertutup tepat oleh pecahan batang bawah. Setelah itu, ikat dengan plastik bening elastis.
  • Tunggu hingga pucuk entris mengeluarkan daun gres dan pastikan luka kedua tumbuhan tersebut benar-benar telah menyatu dan muncul lapisan kulit gres sebelum kau membuka balutan plastik bening.
  • Rawat bibit tersebut hingga berusia 4-6 bulan penanaman sebelum dipindahkan ke lahan pembesaran.

Belum ada Komentar untuk "Teknik Pembibitan Tanaman Buah Sawo"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel