Tips Perbanyak Bibit Pohon Rambutan


Seperti yang telah disinggung pada bab sebelumnya, pohon rambutan dapat dibudidayakan melalui dua cara, yakni generatif (dengan menyemai biji rambutan) dan vegetatif (kultur jaringan dan cangkok). Kedua cara ini mempunyai kelemahan dan kelebihan masing-masing.

 Seperti yang telah disinggung pada bab sebelumnya TIPS PERBANYAK BIBIT POHON RAMBUTAN

Pohon rambutan yang tumbuh dari biji cenderung menjadi pohon rambutan yang kokoh dan cepat besar alasannya mempunyai sistem perakaran sempurna, sementara pohon rambutan yang diperoleh melalui cangkok akan tumbuh lambat dan kurang kokoh alasannya mempunyai sistem perakaran yang kurang sempurna.

Memperbanyak bibit rambutan secara masal paling efektif yaitu dengan memakai biji, sayangnya pohon ini akan mempunyai huruf yang dapat jadi jauh berbeda dengan huruf induknya sehingga mutu dari pohon ini tidak stabil.

Sebaliknya, pohon hasil cangkokan cenderung mempunyai huruf yang erat dengan induknya dengan prosentase 90%; yang menciptakan beda yaitu daerah pohon tersebut di tanam.

Cara Mencangkok Pohon Rambutan

 Seperti yang telah disinggung pada bab sebelumnya TIPS PERBANYAK BIBIT POHON RAMBUTAN

Mencangko rambutan bukanlah hal yang sulit meski tidak dapat juga dilakukan dengan asal-asalan. Berikut langkah-langkah mencangkok pohon rambutan yang baik dan benar.

Persiapkan Peralatan Mencangkok

Yang pertama-tama harus kau persiapkan yaitu peralatannya, yakni pisau untuk mengupas kulit percabangan yang akan dicangkok, tanah subur tanpa pupuk, plastik berventilasi/sabut kelapa, atau kain, tali, dan dahan yang akan dipilih dengan panjang minimal 80cm dan telah berumur lebih dari empat bulan (pastikan dari pohon indukan berkualitas).

Kupas Pangkal Dahan Pohon

Setelah peralatan siap, kupas pangkal dahan yang akan dicangkok sepanjang 20 cm.

Bersihkan Kambium

sesudah kulit dahan terkupas, bersihkan cambium yang masih menyelimuti batang dalamnya.

Keringkan Dahan

Setelah itu keringkan dahan yang telah di bersihkan kambiumnya.

Bungkus dengan Tanah

Setelah kering, kemudian bungkus dahan tersebut dengan tanah yang subur. Kamu dapat memakai tanah sawah yang sudah populer akan kesuburannya.

Balut Tanah dengan Plastik atau Sabut Kelapa atau Kain

Balut tanah dengan memakai plastik berventilasi/sabut kelapa/ kain, kemudian ikat kedua ujung balutan tersebut semoga tidak gampang lepas.

Jangan Lupa Siram Setiap Hari

Siram setiap hari sampai kurang lebih dua bulan lamanya atau sampai akar dahan tersebut sudah mulai keluar. Sekiranya dahan tersebut duah mempunyai banyak akar, potong dahan tersebut dan tanam pada media tanam dengan komposisi minimal adonan tanah dan pupuk sangkar dengan perbandingan 1:1.

Media tanam untuk bibit cangkokan tersebut juga dapat memakai variasi lain ibarat contohnya adonan tanah, pupuk kandang, cocopeat, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:1:1:1 yang sebelumnya boleh juga dicampur dengan pupuk cair orgabik atau mikroorganisme komplemen yang telah didiamkan dahulu selama kurang lebih dua minggu.

Setelah media ini siap, maka bibit rambutan dapat ditanam tanpa harus menghilangkan tanah di perakarannya; cukup buka bungkusnya dan tanam sekaligus dengan tanah sisa proses pencangkokanya.

Kapan waktu yang tepat untuk mencangkok pohon rambutan? Lakukan pencangkokan pohon rambutan pada animo hujan dan sesudah pohon rambutan di panen alasannya pada waktu tersebut, pohon rambutan sedang aktif untuk memperbaharui sel-sel batang dan daunnya.

Di sisi lain, pencangkokan pada animo hujan memudahkan kita dalam penyiraman; bahkan kita tidak perlu menyiram.

Bagaimanapun juga menyiram titik cangkokan bukanlah hal yang gampang apalagi kalau titik cangkokan tersebut berada pada dahan atas dan menyiram titik cangkokan ini harus dilakukan dengan hati-hati semoga tidak merusak media cangkok. Sehingga, air hujan sangat membantu dalam hal ini.

Budidaya Rambutan Bibit Cangkokan

 Seperti yang telah disinggung pada bab sebelumnya TIPS PERBANYAK BIBIT POHON RAMBUTAN

Budidaya rambutan bibit cangkokan ini dinilai sangat efisien dan terjaga kualitasnya. Setidaknya ada dua cara yang lazim dilakukan untuk budidaya rambutan bibit cangkokan, yakni budidaya rambutan dalam pot dan di kebun.

Idealnya, batang rambutan cangkokan yang akan di tanam dalam pot merupakan batang cangkokan yang ukurannya tidak terlalu besar. Sebaliknya, untuk bibit rambutan yang ditanam di kebun sebaiknya berukuran besar (karena medianya juga luas; yakni tanah perkebunan). Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas satu per satu:

Belum ada Komentar untuk "Tips Perbanyak Bibit Pohon Rambutan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel