Maraknya Lahan Pertanian Menjadi Pemukiman

Katanya negara kita ialah negara agraris. Itu artinya penduduk kita sangat menyayangi pekerjaan sebagai petani.

Kita dapat lihat di aneka macam tempat di Indonesia niscaya ada saja sawah yang terbentang dengan luas. Apalagi ketika trend padi, dapat dilihat keindahan hamparan hijau dan menguning tanaman padi.

Dibeberapa tempat masih tetap memegang teguh tradisi bertani sebagai sebuah pekerjaan dan sebuah tradisi untuk memegang teguh budaya leluhur.

Bertani kini ini memang jarang dilakukan oleh para generasi muda. Sampai ketika ini saya juga belum mengetahui apa yang menyebabkan keengganan tersebut. Namun, kalau dilihat dari pekerjaan yang dilakukan, bekerja sebagai cukup berat.

Bekerja dibawah terik matahari dan kadang dibawah guyuran hujan. Penghasilan sebagai petani juga tidak menentu sehingga jarang anak muda yang mau bertani.

Menjual lahan pertanian yang masih produktif pun banyak dilakukan oleh kalangan masyarakat. Alasan pastinya kenapa dijual tentu banyak faktor penyebabnya.

Dan dari semua itu ada sebuah kepastian dimana lahan pertanian semakin menipis dan berganti menjadi sebuah pemukiman.

Bila hal ini tetap berlanjut maka apa yang akan terjadi? Apakah anak cucu kita nantinya dilarang melihat bagaimana petani bekerja menggarap sawah ? Bagaimana orang sedang membajak? Bagaimana tanaman cabai, padi jagung , dan sayuran.

Yah.. Mari kita tetap jaga lahan pertanian dan mulai berguru bertani mulai dari lingkungan sekitar rumah kita.

Belum ada Komentar untuk "Maraknya Lahan Pertanian Menjadi Pemukiman"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel