Pengertian Hormon Dan Zpt (Zat Pengatur Tumbuh)

            Sebelum membahas Pengertian Hormon Dan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh). Apakah anda tahu perbedaan hormon dan ZPT (Zat Pengatur Tumbuh)???
“Yups betul banget”!!!!
Tapi niscaya ada juga yang resah ya !!!!!!!, alasannya ialah sewaktu aku masuk kuliah, aku juga merasa resah alhamdulillahnya dosen aku menjelaskan secara terperinci antara hormon dan ZPT . Penyataannya yaitu “Perbedaan antara hormon dan ZPT ialah, hormon dihasilkan secara alami (alamiah) baik itu dari flora ataupun dari hewan. Sementara ZPT (Zat Pengatur Tumbuh) ialah Zat yang dihasilkan secara buatan (sintetis) dengan campur tangan insan ataupun melalui rekayasa dan biasanya ZPT ini bekerjasama dengan kimia". 

            Secara umum hormon ialah molekul-molekul yang kegiatannya mengatur reaksi-reaksi metabolik penting. Molekul-molekul tersebut dibuat di dalam organisme dengan proses metabolik dan tidak berfungsi didalam nutrisi. Hormon flora merupakan senyawa organik yang disentesis di salah satu potongan flora dan dipindahkan ke potongan lain, dan pada konsentrasi yang sangat rendah bisa mengakibatkan suatu respon fisiologis.

            Hormon tumbuhan sanggup diartikan luas, yaitu bisa mendorong ataupun yang menghambat pertumbuhan.Pada kadar rendah tertentu hormon akan mendorong pertumbuhan, sedangkan pada kadar yang lebih tinggi akan menghambat pertumbuhan, meracuni, bahkan mematikan tanaman. Pemahaman terhadap fitohormon pada masa sekarang telah membantu peningkatan hasil. Hormon flora merupakan potongan dari proses regulasi genetik dan berfungsi sebagai prekursor. Rangsangan lingkungan memicu terbentuknya hormon tumbuhan. Bila konsentrasi hormon telah mencapai tingkat tertentu, sejumlah gen yang semula tidak aktif akan mulai  berekspresi.

            Pada umumnya dikenal lima kelompok hormon tumbuhan: auksin, sitokinin, giberelin, etilen, dan inhibitor. Namun demikian berdasarkan perkembangan riset terbaru ditemukan molekul aktif yang termasuk hormon dari golongan polyamines menyerupai putrescine, spermine dan spermidine. Dari sudut pandang  evolusi, hormon flora merupakan potongan dari proses pembiasaan dan pertahanan diri tumbuh-tumbuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidup jenisnya. 

            Konsentrasi yang sangat rendah dari hormon tertentu yang diproduksi oleh tumbuhan sanggup memacu atau menghambat pertumbuhan atau diferensiasi pada banyak sekali macam sel-sel flora dan sanggup mengendalikan perkembangan bagian-bagian yang berbeda pada tumbuhan. 

            Namun, beberapa ilmuwan memperlihatkan definisi  yang lebih terperinci terhadap istilah hormon yaitu senyawa kimia yang disekresi oleh suatu organ atau jaringan yang sanggup mensugesti organ atau jaringan lain dengan cara khusus. Berbeda dengan yang diproduksi oleh binatang senyawa kimia pada flora sering mensugesti sel-sel yang juga penghasil senyawa tersebut disamping mensugesti sel lainnya, sehingga senyawa-senyawa tersebut disebut dengan  zat  pengatur tumbuh untuk membedakannya dengan hormon yang diangkut secara sistemik atau sinyal jarak  jauh.

            Konsep Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) diawali dari konsep hormon. Hormon tumbuhan atau fitohormon ialah senyawa-senyawa organik tumbuhan yang dalam konsentrasi rendah mensugesti proses-proses fisiologis. Proses-proses fisiologis terutama mengenai proses pertumbuhan, diferensiasi dan perkembangan tanaman. Proses-proses lain menyerupai pengenalan tanaman, pembukaan stomata, translokasi dan serapan hara dipengaruhi oleh hormon tanaman.

            Dengan berkembangnya pengetahuan biokimia dan industri kimia banyak ditemukan senyawa-senyawa yang memiliki fisiologis serupa dengan hormon tanaman. Senyawa ini dikenal dengan nama ZPT (Zat Pengatur Tumbuh).

            Batasan perihal zat pengatur tumbuh pada tumbuhan (plant regulator), ialah senyawa organik yang tidak termasuk hara (nutrient), yang memiliki 2 fungsi yaitu menstimulir dan menghambat atau secara kualitatif mengubah pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Sedangkan fitohormon ialah senyawa organik yang bukan nutrisi yang aktif dalam jumlah kecil yang disintetis pada potongan tertentu, yang umumnya ditranslokasikan ke potongan lain tumbuhan yang menghasilkan suatu balasan secara biokimia, fisiologis dan morfologis.

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Hormon Dan Zpt (Zat Pengatur Tumbuh)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel